KAMU HARUS TAHU! KHASIAT MADU ASLI BISA HILANG KETIKA DIPANASKAN! (PASTEURIZED HONEY)

Hallo beepers! di postingan sebelmnya saya menyarankan untuk membeli madu dari perusahaan kecil dari pada perusahaan besar.

Karena jika membeli madu yang diproduksi oleh perusahaan besar, risiko madu tersebut tidak asli atau kurang berkualitas akan lebih besar.

Salah satu alasannya adalah, proses pemanasan pada madu atau biasa disebut pasteurized honey.

Proses ini dapat merusak kualitas madu.

Bahkan bisa menghilangkan hampir semua khasiatnya.

Yok, mari kita bahas bersama. . .

MADU ITU BERSIFAT ASAM DAN ANTI-BAKTERI, SEHINGGA TETAP AWET MESKI TIDAK DIPANASKAN!

Tahukah kamu, bahwa madu tergolong kedalam zat yang indefinite shelf-life.

Artinya madu bisa bertahan sampai bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, dan tidak akan mempengaruhi kualitaasnya dan sangat aman untuk di konsumsi.

Bedanya, madu mungkin akan mengeras atau mengkristal seperti gula, namun tetap berkhasiat jika di konsumsi.

Tidak ada bakteri atau jamur yang bisa hidup dalam madu. . .

Karena madu bersifat asam dan anti-bakteri sehingga tidak ada jamur dan bakteri yang bisa hidup pada madu. Oleh karena itu madu akan tetap awet sampai bertahun-tahun dan masih aman untuk konsumsi.

Proses pemanasan pada pabrik makanan biasanya bertujuan untuk membunuh jamur bakteri yang dapat merusak makanan, sehingga waktu simpan makanan tersebut bisa lebih lama.

Contoh makanan yang dipanaskan dengan proses pasteurisasi adalah susu, mentega, dll.

PEMANASAN MADU HANYA UNTUK MEMPERMUDAH PENGEMASAN.

Berbeda dengan susu atau makanan lainnya, pemanasan pada madu bukan untuk mematikan jamur atau bakteri sehingga lebih awet.

Tapi untuk menghambat reaksi enzim dan mematikan aktifitas air dalam madu!

Tahukah kamu bahwa madu itu sebenarnya dapat mengeluarkan gas, sehingga ‘dianggap’ mengganggu dalam proses pengemasan.

Bagaimana tidak, contohnya saja, apabila madu kita letakkan dalam jerigen dan tidak dibuka dalam waktu yang lama, maka jerigen tersebut akan mengembung karena banyaknya gas di dalamnya.

Gas ini dihasilkan dari reaksi enzim alami yang terdapat dalam madu. Dan tidak akan mempengaruhi kualitas madu itu sendiri.

Adanya gas tersebut bisa membuat kemasan meleduk, atau pecah.

Hal initentu akan merugikan industri madu.

Inilah sebabnya madu lebih banyak dijual dalam kemasan botol kaca dari pada kemasan plastik. Karena botol kaca lebih tahan terhadap gelembung gas.

MADU ASLI AKAN MENGGUMPAL, MADU YANG TELAH DIPANASKAN AKAN TETAP JERNIH!

Alasan lain kenapa industry madu tetap memilih untuk memproses madunya dengan PEMANASAN dan ULTRA-FILTRASI adalah kejernihan bentuk madu didalam kemasan.

Madu yang asli, lama-kelamaan akan menggumpal, dan mengeras sehingga bentuknya kurang bagus untuk dipajang di rak-rak supermarket.

Sementara itu, madu yang telah diproses tetap akan jernih seperti sirup, walaupun disimpan dalam waktu yang lama.

Sehingga madu ini akan terlihat lebih fresh dan cantik apabila di letakkan di rak-rak supermarket atau minimarket.

Lamanya madu akan menggumpal tergantung dari jenis madunya.

Ada yang disimpan 1 bulan sudah menggumpal, ada juga yang disimpan 1 tahun baru menggumpal.

Oleh karena itu, apabila anda menjumpai gumpalan didalam botol madu, baik dibawah ataupun mengapung diatas botol madu anda, itu tidak apa-apa, dan tetap bagus untuk dikonsumsi.

Madu yang telah mengeras tersebut biasanya disebut crystalized honey atau madu yang menggumpal.

 

MADU BOTOL KACA VS BOTOL PLASTIK!

Madu yang dijual dengan botol kaca memang akan lebih tahan terhadap gas yang dihasilkan oleh madu sehingga tidak mudah meleduk.

Namun, masalahnya adalah botol kaca lebih berat dan perlu penanganan khusus dalam proses pengiriman karena rentan pecah.

Untuk mengatasi kendala ini, makanya industri lebih memilih untuk mengurangi reaksi enzim dan aktifitas air pada madu sehingga madu tidak lagi menghasilkan gas.

Cara mengurangi reaksi enzim  dan aktifitas air dalam madu agar tidak menghasilkan gas lagi adalah PEMANASAN!

Atau biasa disebut dengan proses PASTEURISASI!

Madu dengan proses pemanasan ini biasa disebut PASTEURIZED HONEY.

Proses lain yang biasa dilakukan untuk mengiringi proses ini adalah ULTRA-FILTRASI.

 

PASTEURIZED OR PROCESSED HONEY IS NOT HONEY AT ALL!

Madu yang telah mengalami proses pemanasan dan ultrafiltrasi ini biasa disebut dengan PROCESSED HONEY!

PROCESSED HONEY telah lama menjadi perhatian khusus pemerintah Amerika karena dianggap mengurangi bahkan menghilangkan kualitas dari madu.

Bagaimana tidak,

setelah proses pemanasan dan ultra-filtrasi, madu tidak lagi mengandung pollen, mematikan aktifitas enzim, dan menghilangkan berbagai multivitamin alami dalam madu tersebut.

Menghilangkan zat pollen dalam madu merpakan kesalahan fatal.

Karena selain berkhasiat bagi kesehatan, madu yang tidak mengandung pollen tidak bisa lagi di deteksi, apakah madu tersebut asli atau bukan.

Bahkan, pemerintah amerika melalui U.S Food and Drug Administration (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengatakan bahwa semua makanan dan minuman yang telah melalui proses ultra-filtrasi dan tidak mengandung zat pollen, tidak akan dianggap sebagai madu.

In the U.S., the Food and Drug Administration says that :

“any product that’s been ultra-filtered and no longer contains pollen isn’t honey”

 

PROCESSED HONEY atau madu yang telah dipanaskan diklaim hanya akan mengurangi khasiat madu, bahkan hampir semua khasiatnya.

Lebih parah lagi,

madu tersebut malah bisa mengandung gula sirup dan meningkatkan kolesterol! Seram juga ya. .

Berikut adalah table perbandingan Madu tanpa diproses (RAW HONEY) dan madu yang telah dipanaskan (PROCESSED HONEY) :

 

Hampir semua kandungan dari madu hilang. . .

76% MADU YANG DI SUPERMARKET TIDAK MENGANDUNG POLLEN!

Vaughn Bryant, seorang professor dari Texas A&M University pernah meniliti tentang kandungan pollen pada madu yang dijual di supermarket besar.

Hasilnya mengejutkan!

76% dari madu yang dijual disupermarket tersebut tidak mengandung pollen. Artinya madu yang jual bukanlah merupana madu lagi.

Berikut adalah daftar Grocery Store atau supermarket/minimarket yang diteliti oleh Vaughn Bryant :

  • Walgreens,
  • Costco,
  • Walmart,
  • Sam’s Club,
  • TOP Food,
  • Safeway,
  • Giant Eagle,
  • QFC,
  • Kroger,
  • Metro Market,
  • Harris Teeter,
  • A&P,
  • Stop&Shop and
  • King Soopers.

DISCLAIMER PENULIS!

Saya tidak mengatakan bahwa semua madu yang berada si supermarket atau minimarket adalah palsu. Bukan itu maksud saya menuliskan artikel ini.

Saya prihatin dengan konsumen madu di Indonesia yang kerap kali ragu akan keaslian dan kualitas madu yang mereka beli dan konsumsi.

Makanya saya memaparkan informasi ini.

Pasar madu di Indonesia banyak di dominasi oleh madu dari luar negeri seperti Australia, Timur-tengah, China, bahkan Thailand.

Padahal di Eropa dan Amerika, madu China terkenal dengan kualitas madu yang buruk, bahkan palsu!

Potensi madu dan dunia perlebahan di Indonesia cukup bagus. Namun menurut saya, peran pemerintah Indonesia belum begitu terlihat untuk menggarap potensi ini.

Indonesia memiliki hutan yang luas, petani lebah di Indonesia juga ada, walaupun masih sedikit.

Saya berharap kedepannya petani lebah madu di Indonesai semakin banyak, dan setiap daerah di Indonesia memiliki peternaknya masing-masing sehingga setiap konsumen madu bisa yakin kalau madu yang dibeli adalah mad asli karena dibeli di petani local daerah sendiri..

KESIMPULAN & SARAN : Belilah Madu dari Perusahaan Kecil, Bukan Di Minimarket atau Supermarket.

 

#1. Madu dengan kemasan botol sederhana bahkan tanpa merek lebih baik daripada madu dengan kemasan yang bagus.

Hal ini karena madu dengan kemasan botol kaca sederhana tanpa merek ini adalah madu yang berasal dari para petani langsung yg biasa di jual di pinggir jalan.

#2. Belilah madu di toko yang jelas sumber madunya

Tidak semua petani madu bisa memasarkan madunya,

anda bisa saja membeli madu di toko-toko madu terdekat, apotek, ataupun di toko online langganan kamu.

Tapi saran saya, anda lebih baik tahu lokasi peternakan madunya, atau dari hutan mana madu itu berasal.

Hal ini akan sangat membantu anda mendapatkan madu asli.

Yuuupss. . itulah pembahasan tentang Madu yang dipanaskan, semoga makin banyak masyarakat Indonesia yang beternak dan mengkonsumsi madu. 🙂

 

Kamu masih ingin rutin minum madu? tapi masih WACANA?

Coba baca cerita saya disini : KENAPA SAYA SEKARANG MAU RUTIN MINUM MADU: INGIN LEBIH PRODUKTIF!

Atau kamu masih takut minum madu karena takut membeli madu palsu? Baca cerita saya disini : Kupas Tuntas Madu Asli VS Madu Palsu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *