Sejarah Madu

Bees And Honey

Tentang Madu & Lebah. . .


Bees And Honey

Tentang Madu & Lebah. . .


SEJARAH

Lebah mulai muncul sekitar 130 juta tahun yang lalu. Saat itu daratan Afrika, India, Amerika Selatan, Australia dan Antartika masih bersatu dan disebut sebagai Gondwana. Tugas lebah waktu itu adalah membantu tanaman berbunga untuk proses penyerbukan. Bunga menghasilkan kelopak dengan pola dan warna yang indah sehingga dapat menarik serangga untuk datang. Kemudian, bunga mulai menghasilkan nektar yang dapat memberikan energi untuk sayap-sayap lebah.

Sekitar 120 juta tahun yang lalu, lebah bentuk tubuh (morfologi) lebah mulai berkembang secara khusus untuk mengumpulkan serbuk sari dan nektar. Lebah mulai memiliki sayap yang lebih sempurna, keranjang serbuk sari, lidah yang lebih panjang, dan koloni untuk menyimpan persediaan madu.

Pada zaman Oligosen-Miosen 30-40 juta tahun lalu, suhu bumi mulai menurun drastis. Afrika, India, Amerika Selatan, Australia dan Antartika mulai berpisah dari Gondwana. Saat itu, lebah eropa diperkirakan tidak bisa bertahan dan punah. Lebah yang berkembang adalah lebah Indo-Eropa.

Sekitar 6 Juta tahun lalu, lebah madu bersarang rongga menyebar ke timur dan utara sekitar.

Pada zaman Pleistosen sekitar 2-3 juta tahun yang lalu, suhu bumi mengalami peningkatan. Lebah bersarang rongga menyebar ke barat ke Eropa dan kemudian ke Afrika menjadi Apis mellifera.

Sementara manusia telah mengkonsumsi madu sejak 30 tahun yang lalu. Pada zaman mesir kuno, madu telah digunakan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan juga digunakan pada saat ritual keagamaan.

Berikut adalah runtutan sejarah madu :

9000 SM
Telah ditemukan gambar orang sedang mengumpulkan madu dan dikerubungi oleh lebah di salah satu gua purba Afrika dan Spanyol. Gambar ini diyakini dibuat 9000 tahun sebelum masehi. Ada juga yang meyakini 1500 sebelum masehi.

Sumber : http://healthywithhoney.com

Sumber : http://healthywithhoney.com

3000 SM
Orang-orang mesir telah mulai menggunakan madu untuk kehidupan sehari-hari dan ritual keagamaan. Bahkan madu dipakai sebagai alat barter pada suatu barang karena nilainya sangat tinggi dan jarang ditemukan.

Sumber : https://pcela.rs/Egyptian_Beekeeping_1.htm

Sumber : https://pcela.rs/Egyptian_Beekeeping_1.htm

2100 SM
Madu juga dikenal di benua Eropa terutama Inggris dengan nama Honey yang berasal dari bahasa Jerman yaitu Honig yang merupakan cairan manis berasal dari lebah madu.

2000 SM
Mesir pertama kalinya membuat sarang lebah dan membudidayakannya sehingga mulai diproduksi secara massal disini.

Sumber : https://www.coxshoney.com

Sumber : https://www.coxshoney.com

1650 SM
Mesir mulai mengenal madu sebagai salah satu bahan obat – obatan yang ampuh dalam menyembuhkan penyakit. Dengan dicampur bersama lemak hewan dan tumbuh – tumbuhan dapat menutup luka dengan cepat. Hal ini dibuktikan dengan ditulisnya Smith Papyrus.

400 M
Mesir, Yunani, Italia dan Israel mengembangkan pusat pemeliharaan lebah yang terorganisir sampai Kekaisaran Romawi dibubarkan di sekitar 400 A.D. Biara dan biara kekristenan kemudian dijadikan pusat pemeliharaan lebah sampai Henry VIII menutupnya pada awal Reformasi.

Plakat tua yang dihias dengan dewi bersayap, mungkin Thriai, ditemukan di Camiros Rhodes, bertanggal abad ke-7 SM, milik Wikimedia Common (sumber :http://healthywithhoney.com)

Plakat tua yang dihias dengan dewi bersayap, mungkin Thriai, ditemukan di Camiros Rhodes, bertanggal abad ke-7 SM, milik Wikimedia Common (sumber :http://healthywithhoney.com)

1100 M
Madu digunakan sebagai bahan pencampur minuman terutama pada bir dan anggur karena pemanis ini lebih memberikan rasa yang sempurna. Pada tahun yang sama para petani Jerman juga menggunakan madu sebagai alat pembayaran pajak terutama juga lilin lebah yang banyak fungsinya saat itu.

1600 M
Pertama kalinya orang Spayol mengetahui bahwa madu bisa dikembang biakkan dengan memelihara lebah madu ketika melihat penduduk asli Meksiko dan Amerika Tengah. Dengan cara tersebut madu semakin luas dikenal di bagian Eropa.

1638 M 
Orang Eropa datang ke New England dan mengenalkan lebah madu dan segala cara tentang perkembang biakannya. Terdapat juga hal yang sama yang dibuktikan dengan adanya dokumentasi lebah madu di Amerika Utara.

Petani Madu Zaman Dulu (sumber : http://scientificbeekeeping.com)

Petani Madu Zaman Dulu (sumber : http://scientificbeekeeping.com)

1822 M
Pertama kalinya madu masuk ke daerah Australia

1842 M
Pertama kalinya lebah madu diperkenalkan di Selandia Baru dari cara pemeliharaan sampai cara pengembang biakannya.

1850 M
Lebah madu mulai diteliti dari genetika dan membawa sebagian sampel lebah madu ke California untuk hibridasi jenis lebah madu baru dengan produksi yang lebih besar lagi.

1950 M
Lebah madu Apis mellifera scutellata (satu jenis lebah madu Afrika) dibawa ke Brasil melalui bantuan manusia, menciptakan ramifikasi untuk spesies lebah endemik di Amerika Selatan dan Utara.

2005 M
Di Selandia Baru sudah sukses mengembangkan varietas madu dan lebahnya sehingga memiliki kurang lebih sekitar 320.000 total sarang lebah dan dapat memproduksi setidaknya 8600 ton madu setiap masa panennya.

Peternakan Madu Selandia Baru (sumber : http://www.thebeekeeper.co)

Peternakan Madu Selandia Baru (sumber : http://www.thebeekeeper.co)